HBDI IDI Cabang Majalengka

Diilhami oleh Hari Thalassemia Sedunia yang diperingati setiap  8 Mei 2017 dan hampir bersamaan juga dengan Hari Bakti Dokter Indonesia ke 109, IDI cabang Majalengka dalam salah satu rangkaian kegiatannya menambahkan muatan lokal ingin memberikan perhatian dan berperan dalam penanggulangan penyakit Thalassemia di Majalengka.  Secara lengkap Peringatan HBDI di Majalengka dimulai pada hari Sabtu tanggal 20 Mei 2017 bertempat di Aula RSUD Cideres Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka dengan diselenggarakannya:

  1. Talkshow dengan Perhimpunan Orang tua Penderita Thalassemia Indonesia
  2. Seminar mengenai Deteksi serta Penatalaksanaan Anemia dan Thalassemia dan Perspektif IDI mengenai Peranan Dokter daalam Era JKN dan MEA

Acara ini dihadiri oleh sekira 123 orang anggotaIDI cabang Majalengka dan diliput oleh berbagai media cetak dan radio setempat.

Kegiatan dibuka oleh bapak Wakil Bupati Majalengka diawali dengan do’a yang dipimpin dr.H. Huda Ginanjar Ranoe, M.MKes, laporan ketua panitia dr. Hj. Mike Rezeki Sugiarti, SpPK, M.Kes dilanjutkan dengan sambutan Ketua IDI cabang Majalengka dr Hj. Erni Harleni, MARS.

Talkshow diawali dengan paparan penyakit Thalassemia bagi awam yang disampaikan oleh dr Wiwin Winiar, Sp A, M.Kes.  Pada sesi ini diundang Bupati Majalengka, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Majalengka, Direktur RSUD Cideres, Ketua DPRD, Ketua PMI daan BPJS Kesehatan Cabang Sumedang. Terungkap keinginan ketua POPTI (Persatuan Orangtua Penderita Thalassemia Indonesia)  melalui bpk Yaya yang menjadi juru bicara, adanya pengakuan/legalitas pemerintah terhadap organisasi POPTI dengan melantik kepengurusannya. Keinginan ini langsung direspon oleh pak wakil bupati dengan berjanji akan menelusuri dokumen dari POPTI yan sudah dikirimkan lebih dari 3 tahun yang lalu. Selain itu kemudahan pelayanan baik di puskesmas maupun di ke 2 rumah sakit milik pemerintah. Permintaan ke RSUD akan adanya ruangan khusus bagi penderita Thalassemia. Permintaan ini oleh kedua direktur RSUD yang hadir pada kesempatan ini langsung direspon untuk segera direalisasikan. Keluhan juga disampaikan kepada BPJS Kesehatan terkait dengan perubahan ketentuan batasan kadar HB untuk dapat dilakukan transfusi. Dari BPJS Kesehatan. Dijawab oleh Perwakilan BPJS Kesehatan bahwa untuk kasus kronis transfusi darah pada penyakit kronis bisa dilakukan sekalipun HB lebih dari 8 gr/dl.

Adapun Seminar yang mengangkat tema tentang Deteksi Dini Serta Penanganan Mengenai Penyakit Thalassemiar disampaikan oleh dr.  Nadjwa Zamalek Dalimonthe, Sp PK(K) dilanjutkan dengan seminar tentang Interpretasi Pemeriksaan Laboratorium disampaikan oleh dr Hj. Mike Rezeki Sugiarti, Sp PK. MKes  dan  Pendekatan Klinis Anemia Pada Anak disampaikan dr Wiwin Winiar, Sp A, M.Kes.  Para peserta sejawat dokter  sangat antusias mengikuti seminar ini.   Seminar lainnya adalah Seminar mengenai Perspektif PB IDI Mengenai Peranan Dokter dalam Era JKN dan MEA dengan narasumber Ketua Terpilih/President Elect PB IDI / Ketua Umum PB IDI Periode 2018-2021 dr. Daeng Mohammad Faqih.

Kegiatan selanjutnya dari IDI Cabng Kab. Majalengka ini adalah Penyuluhan Gizi kepada masyarakat & Dokter bersama masyarakat makan Ikan sayur dan buah akan dilaksanakan di 4 ranting. Rencana kegiatan dilaksanakan di Ranting Tengah, Utara, Selatan dan Timur stelah Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Selamat IDI Cabang Kab. Majalengka.

About the Author: